Hobi Yang Menghasilkan

Salah satu karyawan PT. Sekawan Abadi Prima Dept Project Macro memiliki Hobi yang akhirnya menjadi usaha kecil-kecilan. Penasaran siapa dan apa hobinya?

Adi Ristian memiliki hobi ternak ikan hias yang belokasi dirumahnya sendiri. Awal mula dari coba-coba memelihara ikan hias dirumah lalu terpikir untuk diternakkan sehingga dapat membuahkan hasil. Adapun jenis ikan yang sudah berhasil ia ternak adalah Ikan hias airtawar tropis berasal dari amerika selatan, termasuk dalam ikan jenis chichlid yaitu Blue Electric Ramirezi dan Manfish.

8687

platinum_4

ikanhias-450x337

Adi sedikit sharring mengenai cara proses ternak ikan hias:

Proses pijah (ternak/kawin) bisa melalui 2 cara :

  1. Proses Masal : lebih dari 1 pasang indukan dalam wadah/akuarium

  2. 1 pasang per wadah


Proses pijah (ternak/kawin)  masal :

  1. Siapkan indukan yang sudah siap pijah (umur ikan >3bulan, indikasi kelamin agak menonjol untuk yg betina) dengan perbandingan betina: jantan adalah 1:1 atau 1:2


Contoh yang saya jalankan ada 10 pasang indukan dalam akuarium ukuran 100x50x40cm, siapkan media untuk ikan meletakkan telurnya (contoh pecahan keramik, potongan pipa pvc, pecahan genteng dsb)

  1. Indukan yang dalam proses pijah akan mencari pasangan masing-masing dan dengan sendirinya bagi yang sudah berpasangan akan membuat daerah/wilayah untuk tidak boleh di masuki oleh ikan lain, jika sudah seperti ini hanya tinggal menunggu hari ikan akan bertelur.

  2. Setelah bertelur pada media telurnya (keramik/potongan pvc) indukan akan bergantian menjaga telur dari gangguan, sebaiknnya ikan yang lain yang belum bertelur dipindah ke wadah lain .

  3. Telur akan menetas setelah 3-4 hari, larva ikan akan mulai berterbangan dihari ke 5-6 sejak telur diletakkan oleh indukan, jumlah telur yang dihasilkan bervariasi mulai dari 50ekor/500ekor.

  4. Larva yang sudah terbang sudah harus diberi pakan ukuran micron bisa dengan kutu air saring atau yang biasa saya gunakan adalah pakan buatan bernama artemia (masih import nih J) sehari dua kali (pagi dan sore) dengan tetap memperhatikan kualitas air.

  5. Larva baru bisa diberikan pakan lebih besar setelah +- 3minggu setelah menetas, untuk ukuran ini dapat diberikan pakan seperti cacing sutra agar pertumbuhan badannya cepat.

  6. Umur +-3 minggu adalah masa kritis pertumbuhan ikan ini, karena diumur tersebut peralihan jenis pakan dari artemia ke cacing sutra yang rentan akan penyakit/jamur, maka dibutuhkan perhatian khusus terhadap kualitas air, cara mudahnya adalah dengan rutin membuang kotoran /sisa pakan dalam wadah & mengganti 1/5 sd ¼ jumlah total air dengan air baru.

  7. Kualitas air & perilaku ikan harus slalu dimonitor minimal 2x sehari agar jika terdapat gejala penyakit/jamur/lainnya dapat segera ditanggulangi.

  8. Setelah umur >2.5 bulan ikan ini dapat dijual dengan harga jual grosir +-Rp.3000,- /ekor, jika dijual dengan system eceran mungkin harganya Rp.5000 ~ 15000/ekor.


Proses pijah perpasang kurang lebih sama hanya saja butuh waktu lebih lama untuk membuat betina dan jantan tertarik untuk kawin (perjodohan), maka dari itu saya lebih memilih cara masal.

7

3

11

2

Created by :

Adi Ristian – PT. Sekawan Abadi Prima
Related Posts

Latest Stories

Search stories by typing keyword and hit enter to begin searching.